
wartasiger.co.id, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama 15 pemerintah kabupaten/kota se-Lampung meneguhkan komitmen mendukung Akselerasi Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta se-Wilayah Pemprov Lampung
Komitmen itu dengan meneken Komitmen Pejabat Pembina Kepegawaian oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh, serta seluruh kepala daerah se-Lampung.
Dalam kegiatan Penguatan Implementasi Manajemen Talenta ASN pada Pemerintah Daerah se-Lampung di Ruang Sapphire, Hotel Grand Mercure Lampung, Kamis (06/11/2025).
Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan, pembangunan sistem manajemen talenta ASN ialah langkah strategis mewujudkan birokrasi efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
“Ini ialah salah satu langkah nyata kami mendukung Asta Cita Presiden dalam RPJMN. Pemprov Lampung berkomitmen membentuk birokrasi modern dan berorientasi pelayanan publik profesional,” tegasnya.
Gubernur Mirza juga mengapresiasi BKN karena telah mendukung dan mendamping Pemprov Lampung membangun sistem manajemen talenta ASN modern dan terintegrasi.
“Kami percaya pembangunan berhasil tak hanya bergantung pada infrastruktur, tapi terutama pada kualitas sumber daya manusia,” kata ia lagi.
Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap proses pengangkatan, rotasi jabatan, promosi, dan pengembangan kompetensi secara objektif dan berbasis kinerja.
Ia juga menjelaskan, penguatan manajemen talenta juga sejalan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN serta Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN.
Gubernur juga menyadari, implementasi di daerah tidaklah mudah, sehingga kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama memperkuat sistem merit dan reformasi birokrasi.
Mirza mengapresiasi seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Lampung lantaran telah berkomitmen melaksanakan reformasi manajemen ASN.
“Setiap langkah kecil menuju manajemen talenta adalah investasi besar bagi masa depan birokrasi lebih baik,” ucap Gubernur.
Ia mengajak seluruh kepala daerah menjadikan momentum ini sebagai langkah nyata membangun birokrasi profesional, berintegritas, dan siap melayani.
Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh menegaskan, manajemen talenta merupakan instrumen penting menggerakkan ASN mewujudkan visi besar pembangunan nasional.
“Manajemen talenta bukan tujuan, melainkan alat mewujudkan Asta Cita Presiden. Tugas kami di pusat ialah memastikan seluruh ASN bergerak bersama menuju arah sama,” ujarnya. (kmf)
![]()