Subadra Minta PT ASDP Persero Harus Perbaiki Pelayanan

wartasiger.co.id, Bandar Lampung – Dampak Antrean panjang kendaraan yang memakan waktu berjam-jam guna masuk kapal di Dermaga Eksekutif tujuan Pelabuhan Bakauheni (Lampung) menuju Pelabuhan Merak (Banten) atau sebaliknya, selama arus mudik dan balik Lebaran tahun 2022 mendapat perhatian serius Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Provinsi Lampung. PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (ASDP) harus bertangung jawab terhadap hangusnya tiket Penumpang dan memperbaiki pelayanan.

“Kita meminta ASDP dan operator yang berkaitan di Pelabuhan Bakauheni harus bertangung jawab akibat kerugian yang ditimbulkan dampak mancetnya operasional dan pelayanan yang mencapai 12 jam akibat tiket yang hangus. Bentuknya dengan tiket penganti atau mengembalikan uang pembelian tiket yang sudah tidak terpakai dampak waktu yang terlewat,” ujar Ketua YLKI Lampung Subadra Yani, ditemui di Kantor YLKI Lampung, Selasa (14/6).

Untuk itu, lanjut dia, ASDP harus melakukan perbaikan pelayanan yang diberikan ke masyarakat penguna moda transportasi laut kedepannya, baik dimasa libur panjang, harian dan Arus Mudik serta libur keagamaan. Saat ini, masyarakat penguna mengetahui, dengan mengunakan dermaga eksekutif maka pelayanan yang didapat lebih baik meliputi kecepatan waktu tempuh, pelayanan yang baik dikapal sesuai dengan aturan yang dikeluarkan ASDP serta Dirjen Perhubungan Laut.

“ASDP harus mampu bekerjasama dengan pelaku usaha di pelabuhan dalam sektor pengaturan antrian kapal khususnya yang bersandar di Dermaga Eksekutif. Karena masyarakat tahu, Untuk dermaga ini memiliki perbedaan pelayanan dengan dermaga yang sudah ada,” kata Bang Bara sapaan akrabnya.

Dia menambahkan, guna penyelesaian dan perbaikan, YLKI Lampung meminta Dirjen Perhubungan Laut harus memberikan perhatian lebih serta memberikan peringatan terhadap ASDP terhadap permasalah antrian yang membuat lalulintas laut dan darat macet selam 12 jam.

“Komisi 5 DPR RI yang membidanggi masalah transportasi untuk memangil ASDP, GAPASDAP untuk duduk bersama membahas masalah yang timbul, guna memperoleh jalan keluar agar tidak terjadi dikemudian hari,” kata dia.

Badra mengatakan, opsi pemanfaatan dermaga yang sudah ada bisa juga dilakukan oleh ASDP sehingga tidak terfokus pada dermaga Eksekutif saja. Salah satunya memaksimalkan dermaga yang berdekatan dengan Dermaga Eksekutif.

“Bisa saja dilakukan pengembangan beberapa dermaga, guna memperlancar keluar masuk penumpang dengan memperbaiki jam pelayaran yang sesuai jadwal. Untuk teknisnya YLKI Lampung juga akan secara khusus melihat di Pelabuhan Bakauheni untuk memberi masukan dan koreksi terhadap pelayanan PT ASDP,” kata dia.(WS-1 )

Loading

Related posts