
wartasiger.co.id, BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melepas kontingen Provinsi Lampung berlaga pada Festival Olahraga Nasional (Fornas) VIII Nusa Tenggara Barat (NTB) di Aula Mahan Agung, Rabu (16/7/2025).
Gubernur Mirza menegaskan, Lampung ikut olahraga masyarakat tingkat nasional ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian gerakan besar membangun semangat kolektif, kesehatan, dan kreativitas warga.
“Kalian bukan hanya membawa nama Lampung, melainkan juga membawa semangat gotong royong dan ramah Sai Bumi Ruwa Jurai,” ujar Gubernur.
Gubernur menyebut, Fornas sebagai ajang menyerminkan inklusivitas olahraga. Semua warga, tanpa memandang latar belakang dan usia, dapat terlibat aktif.
Melalui dukungan pada olahraga masyarakat oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi), Pemerintah Provinsi Lampung berupaya menyiptakan ruang tumbuh generasi muda sehat, cerdas, dan berprestasi.
“Olahraga ialah hak setiap warga negara. Kita hadir di Fornas ini ialah bagian komitmen Lampung membangun ekosistem masyarakat sehat dan berdaya saing,” ujarnya.
Kendala Dana
Ketua Umum Kormi Lampung, Anshori Djausal, menyampaikan, Fornas VIII berlangsung 26 Juli hingga 1 Agustus 2025 di Nusa Tenggara Barat.
Kormi Lampung, lanjut Anshori Djausal, mengirimkan 250 atlet dari 30 Induk organisasi olahraga (inorga), dari total 46 inorga aktif di provinsi ini.
Ia juga menyinggung rekam jejak positif Lampung dalam ajang Fornas. Sejak kali pertama berpartisipasi Fornas V di Samarinda dengan capaian lima besar, Lampung konsisten di papan atas nasional, termasuk Fornas VI Palembang dan Fornas VII Bandung.
“Tahun ini, Kormi menargetkan Lampung kembali masuk 10 besar,” ungkapnya.
Meski begitu, ia mengungkapkan, terbatas dana masih menjadi tantangan. Dari 250 peserta akan berangkat, Kormi hanya mampu membiayai 46 orang. Sisanya, 204 peserta menanggung biaya mandiri.
“Tapi inilah karakteristik olahraga masyarakat (Kormi). Mereka ikut, datang dari hati. Di Palembang, dari 13 ribu peserta seluruh Indonesia, 63 persen berangkat mandiri. Di Bandung juga serupa, dari 23 ribu peserta, 60% berpartisipasi mandiri,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh kontingen Lampung pada Fornas VIII di NTB. Selain itu, ia juga berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan terhadap Kormi. (kmf)
![]()