Lampung Tuntaskan Bentuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

wartasiger.co.id, Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengikuti peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 secara virtual di Koperasi Desa Merah Puth Way Urang, Kalianda, Lampung Selatan, Ahad (20/7/2025).

Presiden RI, Prabowo Subianto, meresmikan kegiatan serentak pada 38 provinsi ini berpusat di Desa Bentangan, Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Presiden Prabowo Subianto menganalogikan konsep koperasi seperti lidi yang jika jumlah banyak dan bersatu akan memiliki kekuatan dan manfaat besar.

“Konsep koperasi ialah gotong royong. Gotong royong ialah milik bangsa Indonesia,” ucap presiden.

Menurutnya, koperasi sebagai alat pihak lemah yang akan mengubah kelemahan menjadi kekuatan dan dapat menjadi sarana berdaulat, sarana mencapai kemerdekaan sejati.

“Negara merdeka ialah negara bisa memberi makan rakyatnya, bangsa merdeka ialah bisa menjamin memberi kehidupan layak bagi seluruh rakyatnya,” tegas Prabowo.

Ia mengajak semua pihak bersama-sama menegakkan kebenaran, keadilan dan meletakkan kepentingan bangsa, negara dan kepentingan rakyat di atas kepentingan lainnya.

Prabowo juga berkesempatan mengapresiasi Gubernur Lampung karena telah membentuk Koperasi Desa Merah Putih di Lampung.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan melaporkan, sampai saat ini sudah membentuk 80.081 koperasi di desa/kelurahan seluruh Indonesia.

“Juga telah mendapatkan legalitas hukum sebagai badan usaha koperasi dari Kementerian Hukum,” katanya.

Ketua Satuan Tugas Koperasi Merah Putih ini mengatakan, seluruh koperasi ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi beberapa Kementerian, lembaga, BUMN dan Himbara.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan karena telah menyiapkan Koperasi Desa Way Urang sebagai salah satu koperasi yang Presiden resmikan.

Gubernur Mirza mengatakan, saat ini Lampung telah 100 persen merealisasikan membentuk koperasi dari target Presiden Prabowo. Provinsi ini telah membentuk Jumlah sekitar 2.400 koperasi di seluruh Desa/Kelurahan.

Menurutnya, koperasi ini akan jadi alat ungkit memeratakan kesenjangan ekonomi dan akan menjadi nilai tawar desa terhadap kota.

“Paling penting, koperasi akan menjadi pilar pondasi-pondasi membangun ekonomi Indonesia untuk Indonesia emas 2045,” ungkapnya.

Mirza berpesan seluruh bupati/wali kota terus memantau koperasi agar jangan sampai gagal dan mendorong koperasi setiap desa menjadi daya ungkit bagi kemajuan desanya. (kmf)

Loading

Related posts