Ade Utami Ibnu Optimistis Atlet Renang Lampung Mampu Berprestasi hingga Tingkat Internasional

wartasiger.co.id, Bandar Lampung – Ketua Umum Pengurus Daerah (Pengda) Akuatik Provinsi Lampung, Ade Utami Ibnu, optimistis atlet-atlet renang Lampung mampu bersaing di level nasional hingga internasional. Keyakinan tersebut disampaikan usai melihat perkembangan catatan waktu para atlet dalam ajang Kejuaraan Nasional Renang Piala Kemenpora RI 2026, 10 -12 Juli 2026 yang berlangsung di Lampung, Minggu (12/7/2026).

Menurut Ade, setiap kejuaraan nasional menjadi bagian penting dalam mengevaluasi hasil pembinaan atlet yang selama ini dijalankan Pengda Akuatik Lampung.

“Kejuaraan nasional ini menjadi alat evaluasi kesiapan atlet. Saya melihat catatan waktu atlet-atlet kita sangat bagus. Karena itu saya optimistis mereka bisa berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, saat ini Lampung telah memiliki dua atlet yang berhasil mengamankan tiket mengikuti kejuaraan internasional di Thailand, yakni Hafiz dan Hiraka. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan melalui latihan dan keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan.

Ade juga menyebut perkembangan prestasi atlet Lampung terus menunjukkan tren positif. Pada Kejuaraan Nasional sebelumnya di Senayan, Jakarta, atlet Lampung pada kategori Kelompok Umur (KU) 3 berhasil menjadi yang terbaik di kelompok usianya.

“Prestasi ini tentu harus terus dijaga dan ditingkatkan agar atlet-atlet Lampung semakin mampu bersaing dengan daerah lain,” katanya.

Terkait penyelenggaraan kejuaraan nasional di Lampung, Ade menegaskan Pengda Akuatik Lampung akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai agenda kompetisi. Menurutnya, cabang olahraga akuatik merupakan salah satu cabang yang paling aktif menggelar kejuaraan hampir setiap bulan.

“Kami selalu mendukung setiap event. Ke depan kami berharap pembagian kepanitiaan semakin baik, pengaturan jadwal lebih optimal, serta mendapat dukungan dari berbagai pihak agar pembinaan atlet terus berjalan maksimal,” jelasnya.

Dalam upaya memperkuat pembinaan, Pengda Akuatik Lampung juga terus memperluas pembinaan di daerah. Saat ini organisasi telah terbentuk di 13 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, yang masing-masing memiliki klub dan atlet binaan.

Atlet-atlet terbaik dari daerah kemudian dipusatkan dalam program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Saat ini terdapat sekitar 30 atlet yang mengikuti Pelatda, dan jumlah tersebut akan ditingkatkan menjadi sekitar 50 atlet dari berbagai kelompok umur.

“Penambahan atlet dari berbagai kelompok umur ini penting untuk menjaga regenerasi. Ketika atlet senior melewati usia emasnya, sudah ada atlet-atlet muda yang siap menggantikan dan melanjutkan prestasi Lampung,” pungkas Ade.(dra)

Loading

Related posts