
wartasiger.co.id, Pesawaran – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Hanifah, meminta nilai-nilai Pancasila bisa membudaya di Desa Durian, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.
Menurut Ketua Fraksi PKB DPRD Lampung, masyarakat desa setempat wajib membudayakan nilai-nilai Pancasila. Ini agar pondasi bangsa Indonesia kian kokoh dan tak mudah terpengaruh paham radikal.
“Alhamdulillah, saya bisa bersilaturahmi dengan warga disini. Ini kewajiban wakil rakyat, yaitu berkantor di desa dua kali sebulan,” kata dia, Sabtu (6/7/2024).
Ketua Muslimat NU Pesawaran menjelaskan, program berkantor di desa oleh anggota DPRD Lampung periode 2019-2024 ada dua, yaitu sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan serta sosialisasi peraturan daerah.
“Narasumber akan mengupas habis materi tentang Pancasila. Ini agar masyarakat di Durian dapat kembali mengokohkan pondasi bangsa, yaitu Pancasila. Membudayakan nilai-nilai Pancasila itu di kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Narasumber Nawawi mengatakan, saat ini paham diluar Pancasila mulai menggerogoti dengan berbagai cara. Salah satunya pengaruh handphone (hp).
“Harus berhati-hati dan intens mengawasi perilaku anak-anak. Ini agar kecanduan hp tak mengubah perilaku anak-anak kita,” kata Nawawi.
Sebab, kata ia, budaya asing sangat masif dan terstruktur mempengaruhi anak-anak melalui hp. Artinya, kemajuan teknologi harus juga menjadi perhatikan para orang tua.
Ia berharap melalui sosialisasi ini akan terus menguatkan nilai-nilai Pancasila, terutama lingkungan keluarga.
“Beri pemahaman jelas dan tegas kepada anak-anak. Sopan santun, tata krama, dan gotong royong merupakan khas budaya Bangsa Indonesia,” ujarnya.(*)
![]()