Sahlan Sebut Nilai Pancasila Kian Memudar

wartasiger.co.id, Lampung Selatan – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Sahlan Syukur, menyosialisasikan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

Kegiatan itu di Desa Margodadi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Ahad (7/7/2024).

Menurut Sahlan Syukur, Pancasila saat ini kian memudar. Tata krama dan tegur sapa antara anak dan orang tua, sesama, dan lingkungan telah luntur.

“Kini jelas terjadi. Silaturahmi antarkeluarga cukup pakai handphone. Bahkan, beberapa wilayah mengundang acara riungan sudah lewat handphone. Ini menandakan silaturahmi tambah jauh dan nilai-nilai Pancasila sudah luntur,” ungkapnya.

Untuk itu, Anggota Fraksi PDIP DPRD Lampung itu berharap sosialisasi ini saling mengingatkan kembali. Karena, Pancasila didalamnya mengatur tata cara bersilaturahmi.

“Pancasila sudah mengatur kita menjalankan sosial kehidupan sehari-hari. Setiap sila punya makna sesuai kultur wilayah masing-masing. Khususnya sila ketiga, yaitu Persatuan Indonesia,” kata ia.

Kepala Desa Margodadi, Noven mengatakan, wilayah Margodadi masuk pantauan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

“Sosialisasi ini merupakan tugas anggota DPRD periode 2019-2024. Karena, dampak radikalisme sangat nyata. Apalagi, Margodadi masuk pantauan BNPT nasional,” kata Noven.

Untuk itu, ia meminta para peserta kegiatan sosialisasi Pancasila dapat memanfaatkan dengan baik dan memahami materi dari narasumber. Sebab, penyebaran paham radikal sangat masif dan terstruktur.

“Salah satu ciri kelompok radikal, antara lain antidemokrasi, antipemerintahan, dan hidup berkelompok. Bahkan, salah satu cara merekrut, yaitu masuk melalui kaum ibu, pengangguran, dan preman,” ujarnya.

Jika ada ciri-ciri di atas, kata ia, pihaknya meminta warga sekitar sadar dan menginformasikan kepada aparat desa setempat.

“Kalau ada ciri-ciri di atas, kasih tahu kami. Selain itu, saya mengimbau tidak boleh juga menjauhi,” katanya. (*)

Loading

Related posts