
wartasiger.co.id, Pringsewu – Anggota DPRD Provinsi Lampung, FX. Siman, menyosialisasikan pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan kepada masyarakat di Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Ahad (7/7/2024).
Kegiatan itu menghadirkan narasumber Dosen Institut Bhakti Nusantara Pringsewu, Sudewi dan Andreas Andoyo
Sudewi mengatakan, saat ini sudah berada pada era digital, tanpa terkecuali. Semua sudah menggunakan digital, dalam hal ini media sosial.
“Jika menggunakannya tak tepat, akan berpengaruh terhadap ideologi bangsa, yaitu Pancasila,” ungkap Sudewi.
Dia mengatakan, masyarakat harus baik dan tepat menggunakan digital atau media sosial. Ini agar tak mudah terkontaminasi budaya luar.
Budaya luar, kata dia, sangat berpengaruh terhadap semua, bahkan mengubah karakter bangsa, sopan santun, ramah tanah, dan gotong royong.
“Ini jangan sampai terkontaminasi budaya asing. Karena, hampir 99 persen masyarakat telah menggunakan media sosial,” ujarnya.
Bukan hanya itu, menurutnya, media sosial berpengaruh sangat kuat terhadap retak persatuan dan kesatuan antarkeluarga, masyarakat, lingkungan, agama, ras, dan golongan.
Karena itu, dia berharap sosialisasi anggota DPRD Lampung ini dapat kembali menguatkan atau membudayakan nilai-nilai Pancasila sejak dini.
“Ayo, kita kembali lagi ke karakter budaya bangsa Indonesia, yaitu gotong-royong, ramah tamah, dan bersatu untuk membangun bangsa Indonesia menjadi bagian bangsa kuat,” ajaknya.
Andreas Andoyo menegaskan, nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sudah mulai terasa luntur. Hal itu akibat berkembang teknologi, yaitu handphone atau media sosial.
FX Siman, kata ia, hadir bersama masyarakat Pardasuka untuk silaturahmi dan mengingatkan kembali, bahwa ideologi bangsa Indonesia ialah Pancasila.
“Harus pupuk terus sedini mungkin agar tak mudah terkontaminasi,” tegasnya. (*)
![]()